click to generate your own textclick to generate your own textclick to generate your own textclick to generate your own textclick to generate your own textclick to generate your own textclick to generate your own textclick to generate your own textclick to generate your own textclick to generate your own textclick to generate your own text

Selasa, 27 Januari 2015

Ku Harus Melepaskanmu


Mungkin aku perlu melepaskan seseorang dari ku. Bukan karena aku tak menyukainya ataupun karena aku tak menginginkannya. Karena terkadang lebih baik menjauh dari orang yang dicinta, bukan karena berhenti untuk mencinta, tapi karena harus melindungi hati dari luka. Kalupun harus rela untuk berhenti mencinta, itu juga bukan karena sudah tak mencinta, melainkan kamu lebih bahagia bukan denganku. Karena mencintai seseorang adalah mencintai kebahagiaannya, Jika bersamaku dia tidak bahagia, maaf aku harus melepasmu.

Kamu perlu menyadari, jikalau dirimu tidak berarti bagi seseorang sebanyak dia berarti bagimu , maka kamu harus melangkah pergi”. Mungkin pepatah itu harus aku cermati untuk sekarang ini. Memang dia bukan segalanya bagiku, tapi keberadaannya sangat berarti bagiku. Semakin aku mengenalnya semakin aku tahu karakternya,semakin aku enggan bersamanya semakin aku ingin selalu ada bersamanya.

Sebenarnya males buat posting hal seperti ini, tapi hanya dengan cara inilah apa yang ada dihatiku aku keluarkan, biar nggak terasa mampet yang pada akhirnya cuma sakit hati yang ada. Aku tahu itu sudah sifat dan karaktermu. Memang setiap manusia punya ego, dan itu sudah pasti. Mengikuti kata hati memang perlu tapi jangan lantas menutup mata dan telinga dari perkataan oranglain. Liatlah dari dua sisi, ada baiknyya kau pertimbangkan apa kata oranglain. Jika kau meminta orang lain yang tak menyukaimu untuk pergi meninggalkanmu, lantas kapan kau bisa menghargai ketidaksukanya oranglain sebagai cara buatmu introspeksi. Memang kau tak perlu menjadi oranglain untuk bisa disukai orang lain.Tai ingat Ketidakksukaan orang bukan berarti orang itu membencimu.
Yahh whatever lah... Aku menghargai prinsipmu. .Buatku mungkin aku harus belajar melangkah pergi, karena mungkin dimatamu aku nggak menyukaimu. Apa malah kau yang tak menyukaiku?

Sedih memang jika terus seperti ini.Bersabar dan terus bersabar hanya itu yang bisa ku lakukan. Masih banyak diluar sana orang yang mengharap kehadiranku dan mungkin aku sangatlah berarti bagi mereka. Tapi aku tetap berusaha memperbaiki diri, Sikapmu ku jadikan motivasi untuk berubah dengan tidak merubah prinsipku.
good luck teman2.

Aku akan bilang BODOH pada orang yang mengatakan bahwa dia rela orang yang dia cinta bersama orang lain asal dia bahagia” . Aku bisa mengatakan seperti itu karena aku bodoh, aku bilang aku rela, ikhlas dan bahagia jika dia bersama orang lain asal dia bahagia. Ku akui dan mungkin nggak hanya aku, ,aku bilang rela hanya untuk menutupi ketidakrelaanku, aku bilang ikhlas hanya untuk memanipulasi bahwa aku tidak ikhlas sama sekali, aku bilang bahagia, hanya untuk membendung air mata kesedihan karena kepergianmu. Semua itu hanya untuk menjaga hati agar tidak terluka. Karena tak dapat dipungkiri bahwa setipa manusa pasti punya ego. Tapi jika tetap berharap dengan orang yang tidak mengharapkan kita, malah semakin membuat sakit dan senyum pilu yag ada.

tak mungkin menyalahkan waktu
tak mungkin menyalahkan keadaan
kau datang di saat membutuhkanmu
dari masalah hidupku bersamanya

semakin ku menyayangimu
semakin ku harus melepasmu dari hidupku
tak ingin lukai hatimu lebih dari ini
kita tak mungkin trus bersama

satu saat nanti kau kan dapatkan
seorang yang akan dampingi hidupmu
biarkan ini menjadi kenangan
dua hati yang tak pernah menyatu

maafkan aku yang membiarkanmu
masuk ke dalam hidupku ini
maafkan aku yang harus melepasmu
walau ku tak ingin.

Selasa, 13 Januari 2015

Hidupku

Kadang aku merasa ,
Tak ada gunanya aku hidup
Seluruh hidupku selalu penuh dengan kesalahan
Tak pernah ada kebahagiaan sedikitpun
Semua terasa begitu hambar

Seketika kupejamkan mata ini,
Perlahan-lahan air mata membasahiku,
Ku rasakan, pahitnya hidup ini
Semakin ku mengingat semua ini
Semakin air mata ini keluar secara deras

Derasnya air mata ini,
Membuatku semakin merasa tak bergairah,
Tak bergairah untuk melanjutkan hidup
Tak pernah ada bayangan tentang masa depanku,
Semua terlihat begitu suram
Entahlah, mungkin aku sudah lelah
Sehingga otak ini tidak berfungsi
Aku harap, air mata ini tak akan pernah menetes lagi
Dan, aku bisa lebih berfikir secara jernih
Tentang masa depanku yang sebenarnya indah


Kamis, 11 Desember 2014

AKUKAH CALON MAKMUM ITU,WAHAI CALON IMAMKU,,??

Keindahan itu, Sesungguhnya yang mendatangkan rasa cinta ini, yang mendatangkan rasa kagum ini, yang memekarkan hati ini adalah dari-Nya. Sungguh aku hanya bisa menerimanya. Aku hanya bisa pasrah tertegun tak bisa mengelak atas perasaan ini padamu.
Tertegun dalam keindahan akhlakmu. Tertegun dalam manisnya lisanmu. Tertegun dalam tenangnya pandanganmu. Dan tertegun pula dalam kesejukan nasehatmu. Semua begitu sempurna, sungguh sempurna. Sesempurna sesuai firman-Nya.
Aku yang mengagumimu dalam diam. Utuh tak tersentuh. Seperti mentari yang menyapa bunga-bunga bermekaran. Tak pernah menyentuh namun cintanya terasa bagi kuntum-kuntum bunga yang sedang bermekaran itu.
Karena aku mengagumi maka izinkan aku tak mengusik khusyunya ibadahmu. Izinkan aku tak mengusik ketenangan hatimu. Tak mengapa aku tak bertegur sapa denganmu. Cukuplah bagiku menyapamu dalam do'a-do'aku.
Cukuplah bagiku tersenyum lezat melihatmu bahagia. Cukuplah bagiku menyebut namamu dalam hamparan sajadahku.
Aku yang tersentuh akhlak muliamu, aku yang terkagum lekat dalam sikapmu, mencintaimu dalam diam mungkin lebih baik bagi diriku dan dirimu. Lebih mulia bagi perasaanku dan perasanmu. Lebih menjaga kehormatanmu. Lebih menjaga kemuliaanmu. Maka izinkan aku, hai engkau yang begitu mulia, izinkan aku mencintaimu dalamn keikhlasan karena aku tak pernah tau apakah engkau yang tercatat dalam lauful mahfudz untukku?
Karena aku tak pernah tau adakah balasan darimu untukku. Biarlah kuasa Allah yang menggerakan hatimu untukku.
Bukan karena mencintaimu dengan diam aku akan menderita. Bukan karena mengagumimu dengan diam aku akan merana.
Namun, ketika ku artikan cinta itu pada sisi kehadiran dan kebersamaan denganmu. Maka itu lah penderitaan yang sesungguhnya.
Aku yang mencintaimu dari kejauhan. Walaupun sungguh aku merasa sangat dekat denganmu.
Biarlah aku dekap rapat perasaanku ini. Biarlah aku tutup rapat hingga Allah mengizinkan pertemuan kita. Namun jika memang engkau bukan tercatat untukku. Jika memang engkau hanya hiasan duniaku yang sementara, sungguh aku yakin Allah akan menghapus cinta dalam diamku padamu. Allah akan menghilangkan perasaanku untukmu.
Dia akan memberikan rasa yang lebih indah pada orang yang paling tepat. Begitulah kuasa-Nya. Begitulah Dzat yang membolak-balikan hati hamba-Nya.
“Ketika aku tak lagi terkagum denganmu, maka pahamilah jejakku... Karena mungkin, aku pernah menulis tentangmu dan meyapa namamu dalam tiap untaian do'aku.”

Senin, 03 November 2014

Ruang Hati ini

Aku ingin menjadi ruang,
tempat kau berteduh dikemudian hari..
Tempat peristirahatan mengusap luka",
dan menyadarkan tubuhmu..
Aku ingin menjadi ruang tempat terakhir
kau memejamkan mata..
Ibarat Goa yg selalu memberikan kerelaan dan
ketulusan kepada gelap dan sunyi,
kepada kelelawar" yg singgah diatapnya..
Ibarat puisi yg selalu setia memberikan 
ruang bagi jeritan- jeritan hati dalam 
sajak yg menjadikan bait-bait kata
dalam intonasi ilusi nya...



Rabu, 29 Oktober 2014

Asaku yang Hilang

Saat kusadari jalanku hampa..
lelah kaki ini tuk melangkah..
Bila remang cahaya enggan tuk menghampiri,
begitu suram langkah kaki berpijak..
Pias temaram bulan pedui sahdu,
mengintai setitik kerlip bintang tiada sanggup
menyinari..
Hatiku begitu sepi,begitu hampa merajuk
makna cinta..
Tiada lara kesunyian Jiwa menghempas kosong Raga..
Ku ingin gapai arti dari semua wujud asa..
Namun apalah daya,aku tak sanggup
tuk menggpainya..
Desiran malam mulai menyapa..
Kuncup bunga mekar indah dalam gita
 merengkuh pesona Jiwa..
Getar asmara menyentuh rasa..
Bergelora membakar hati bersihkan bara
Cinta nan Lara...

Rabu, 29 Januari 2014

Senjaku

saat aq sendiri menepi hari2
saat dimana rindu ini tercipta padamu yg jauh disana..
aq ingin bersamamu..

Rabu, 04 September 2013

TETAPLAH DISISIKU



Malampun tiba…

Ku tatap bulan…

Ku sedih…

Ku sadar ku sendiri…

Ku pandang bintang…

Ku bahagia…

Ku yakin ada banyak cinta untukku…

Kan ku tunjuk satu bintang untuk temani malam-malamku…

Hingga esok pagi bintang kan tetap bersinar…




Ya Allah…

Dimanakah ku harus berlabuh…
Saat semua dermaga menutup pintu,
Dan berkata “ ini bukan untukmu…”
“Segara menjauh karna disini bukan tempatmu….!!!”

Ya Allah…
Katakan padaku, dermaga untukku berlabuh…???
Agar ku segera menghela nafas kehidupan yang baru.
Sampai kapan ku harus arungi waktu,..
Ku lelah Menunggu suatu yang tak pasti walau hanya Satu,..

Ya Allah …
Beri aku penerang jalan-Mu
Agar tak tersesat saat ku melaju,..
Kuatkan awak kapalku,
Saat badai menghalangi jalanku

Ya Allah …
Tetaplah disisiku,
Jangan Engkau menjauh dariku…
Karna ku mati tanpa hadir-Mu